Tips Mengatasi Alergi Susu Sapi Pada Balita

Alergi menjadi suatu kondisi yang bisa menyerang siapapun tanpa mengenal usia tak terkecuali pada balita. Alergi pada dasarnya merupakan suatu kondisi tubuh yang bereaksi secara berlebihan terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Akibatnya muncul tanda-tanda pada tubuh meski tiap orang reaksinya berbeda-beda. Salah satu jenis alergi yang sering menyerang balita adalah alergi susu sapi karena memang di usia balita makanan yang dikonsumsi umumnya masih berupa susu.

Ciri balita alergi susu sapi

Ketika seorang balita terkena alergi susu sapi maka dalam hitungan menit hingga jam muncul beberapa ciri. Meski tiap orang berbeda-beda ciri khususnya, namun secara umum ciri balita terkena alergi susu sapi seperti dijelaskan Cek Alergi adalah sebagai berikut:

    1. Masalah pada kulit

Ciri pertama yang bisa Anda lihat adalah pada bagian kulit balita. Apabila balita setelah mengonsumsi susu sapi pada kulitnya muncul gejala seperti gatal-gatal, ruam, atau masalah kulit lain maka secepatnya lakukan tindakan.

    1. Masalah pada pencernaan

Ciri kedua yang mana ketika balita alergi maka muncul masalah pada sistem pencernaannya. Diantara masalah pencernaan yang muncul setelah mengonsumsi susu sapi adalah diare, muntah-muntah, sembelit, dan perut kembung.

    1. Masalah pada saluran pernapasan

Reaksi yang muncul selanjutnya biasanya menyerang saluran pernapasan balita. Diantara ciri-cirinya adalah seringnya sesak nafas, batuk, hingga hidung berair.

Pada intinya apabila balita Anda menunjukkan hal yang tak wajar baik pada tubuhnya atau kebiasaannya seperti sering rewel, susah tidur, berat badan menurun, dan ciri lainnya maka segera mungkin cari tahu penyebabnya atau membawanya langsung ke rumah sakit terdekat. Lantas bagaimana cara untuk mengatasi balita yang sudah terlanjur terkena alergi susu sapi?

Tips mudah mengatasi balita yang alergi susu sapi

Apabila balita Anda mengalami alergi susu sapi jangan langsung panik, Anda bisa mengatasinya dengan cara-cara berikut ini antara lain:

    1. Jangan beri balita makanan/minuman yang mengandung susu sapi

Ketika Anda telah mendapati gejala alergi susu sapi pada balita sesegera mungkin hindari makanan/minuman yang mengandung susu sapi. Atau sekiranya produk yang mengandung susu sapi di dalamnya. Hal ini dikarenakan hanya akan memperparah alergi si buah hati.

    1. Ganti susu sapi dengan susu soya atau kedelai

Cara mengatasi paling ampuh adalah mengganti susu sapi si buah hati dengan susu kedelai (soya). Hal ini penting mengingat tubuh balita membutuhkan nutrisi tambahan yang cukup meski tidak bisa didapat dari susu sapi.

    1. Berikan asupan yang mengandung vitamin D

Usia balita hingga anak-anak masih sangat banyak membutuhkan vitamin D sedangkan vitamin D ini tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Karena seringkali balita yang alergi kekurangan vitamin D maka bisa menggantinya dengan memberinya makanan seperti bayam, ikan salmon, telur, tuna, dan brokoli.

    1. Segera periksakan balita ke dokter

Apabila semua tips di atas sudah dilakukan namun, alergi tak kunjung sembuh maka langkah yang paling tepat adalah dengan membawanya ke dokter. Dokter akan memeriksa dan biasanya akan melakukan beberapa tes. Hal ini dilakukan sebelum akhirnya memberikan obat.

Diantara susu formula yang lengkap nutrisinya adalah susu Morinaga Platinum. Khusus bagi balita usia 1-3 tahun dan alergi susu sapi, Morinaga Chil Kid Soya hadir untuk melengkapi nutrisi balita Anda tanpa takut alergi menjadi parah.

Hadir dalam dua varian rasa yakni madu dan vanila dijamin buah hati Anda akan menyukainya. Pada susu ini pula dilengkapi dengan formula MoriCare Zigma yang mana di dalamnya tergabung faktor kecerdasan multitalenta, pertahanan tubuh ganda serta faktor tumbuh kembang optimal.

Author: karim6000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *